Showing posts with label BAHAN BAKAR. Show all posts
Showing posts with label BAHAN BAKAR. Show all posts

Saturday, October 28, 2017

MINUM HIDROGEN KELUARNYA AIR

MINUM HIDROGEN KELUARNYA AIR
Di Posting Oleh : Minuta Serija
Kategori : BAHAN BAKAR



Teknologi Fuel Cell Vehicle
MINUM HIDROGEN KELUARNYA AIR

Untuk menghasilkan tenaga, hydrogen direaksikan dengan oksigen dari udara di dalam fuel cell.

 


Toyota di Indonesia International Motor Show 2014 yang lalu memajang FCV Concept, sebuah kendaraan beroda empat masa depan berbahan bakar hydrogen. Bukan lagi pakai bensin, solar atau listrik.

Bagaimana system kerjanya….?

Fuel Cel Vehicle (FCV) menggunakan hydrogen sebagai materi bakar, yang tentu saja disaimpan dalam tangki khusus. “Untuk menghasilkan tenaga, hydrogen direaksikan dengan oksigen dari udara di dalam fuel cell, hydrogen di anoda dan oksigen di katoda, reaksi ini menghasilkan listrik dan air.”Jadi pembuanganya dikalpot mengeluarkan air, bukan asap beracun.

Listrik yang dihasilkan dipakai untuk menggerakkan lewat motor listrik di roda atau dismpan di baterai dan akan digunakan pada dikala tertentu, missal pada dikala akselerasi.

Menariknya kalau dibanding kendaraan beroda empat listrik, FCV lebih efisien. Pertama lantaran proses mengisi ulang hydrogen seolah-olah kendaraan beroda empat berbahan bakar minyak, hanya kurang lebih 3 hingga 5 menit, Kalau kendaraan beroda empat listrik minimal 1 jam, itu pun pakai quick charge. Kedua, jarak tempuh jauh, mampu hingga 300 mil atau 480 km untuk sekali isi, bahkan bila jalananya lancar , mampu lebih dari itu.Kalau kendaraan beroda empat listrik biasa hanya 100 hingga 150 km saja, tentu kurang efisien.

Hanya saja kendala FCV ialah masih minimnya infrastruktur, terutama ketersediaan stasiun pengisian hidrogen. Saat  ini yang sudah mulai menyediakan gres di Amerika, khususnya di California bab selatan. Kemudian Jepang dan Eropa akan menyusul. Tidak heran kalau FCV dari Toyota ini gres akan dipasarkan di wilayah itu pada 2015 nanti.


Kendala kedua harga yang relative masih mahal. Di Jepang perkiraan harganya 50.000 dolar AS sekitar Rp. 600 juta.

Nah, sekarang apakah akan dijual di Indonesia..? Kalau stasiun pengisian sudah ada tentu kendaraan ini sudah mampu dipasarkan di Indonesia.

HONDA DAN HYUNDAI

Tak hanya Toyota yang berniat menjual FCV, Honda dan Hyundai pun sama, bahkan Honda sudah menjualnya, tapi itu juga gres di California, lantaran gres di sana yang telah menyediakan infrastruktur kendati masih sedikit.

Honda telah lama menjual FCV Clarity FCEV (fuel cell electric vehicle), tepatnya semenjak tahun 2008. Nah, di tahun 2015 nanti akan keluar versi terbaru yang diklaim makin kompak, ringan dan efisien.

 

Sementara itu Hyundai punya Tucson Fuel Cell, secara tampang tak ada beda dengan versi bebahan bakar minyak. Tucson ini ditawarkan semenjak Juni 2014 dengan cara disewakan  pada calon konsumen khusus, terutama yang tinggal bersahabat dengan stasiun pengisian hydrogen. Dan akan dijual massal tahun 2015 nanti.

Tucson Fuel Cell ini punya tenaga mencapai 134 DK, 5.000  rpm, karakternya lebih smooth dan senyap kalau disbanding versi bensin. Sekali isi hydrogen butuh waktu 10 menit, bias dipakai untuk menempuh jarak 265 mil atau 424 km.

  

Demikianlah sekilas pengetahuan perihal materi bakar hidrogen yang kemungkinan dimasa yang akan datang kendaraan khususnya kendaraan beroda empat yang berbahan bakar hidrogen ini dapat dipasarkan di Indonesia, biar bermanfaat.


Monday, November 28, 2016

BAHAN BAKAR SOLAR DAN BIODIESEL

BAHAN BAKAR SOLAR DAN BIODIESEL
Di Posting Oleh : Minuta Serija
Kategori : BAHAN BAKAR

Seperti kita ketahui bahwa mesin/motor bakar yang mempunyai CC besar hampir rata-rata didominasi oleh mesin yang disebut Mesin Diesel. Adapun mesin diesel ini banyak digunakan pada kendaraan-kendaraan operasi berat, misalnya kendaraan beroda empat untuk operasi berat, Truk, Tronton, Bus dan untuk yg kelas sedang ada Isuzu Fanther, Kijang Diesel, dll. Mesin Diesel untuk operasi berat sperti Tractor, Dozer, Giling aspal dan masih banyak yang lainya. Semua yang disebutkan di atas ialah kendaraan-kendaraan yang menggunakan materi bakar solar. Seiring dengan berkembangnya teknologi perminyakan, maka untuk sekarang ini sudah banyak kendaraan bermesin diesel yang menggunakan materi bakar jenis gres yang disebut BioDiesel.


Baiklah kita bahas dari kedua materi bakar di atas yaitu Solar dan BioDiesel.

A.    BAHAN BAKAR SOLAR



1.    Sifat utama dari materi bakar diesel
   Bahan bakar diesel jenis solar biasa juga disebut light oil, ialah suatu campuran dari hydrocarbon yang telah di distilasi setelah bensin dan minyak tanah dari minyak mentah pada temperatur 200 C sampai 340 C. Sebagian besar solar digunakan untuk menggerakkan mesin diesel. Bahan bakar diesel mempunyai sifat utama sebagai berikut.
1.  Tidak berwarna atau sedikit kekuning-kuningan dan berbau.
2.  Encer dan tidak menguap dibawah temperatur normal.
3.  Mempunyai titik nyala tinggi (40 C-100 C).
4. Terbakar spontan pada 350 C, sedikit dibawah temperatur bensin yang terbakar 
     sendiri sekitar 500 C
5.  Mempunyai berat jenis 0,82-0,86.
6.  Menimbulkan panas yang besar (sekitar 10.500 kcal/kg).
7.  Mempunyai kandungan sulfur lebih besar dibanding bensin.

2.    Syarat-syarat solar
Solar yang diharapkan sebagai materi bakar mesin diesel ini harus memenuhi syarat sebagai berikut :
a. Mudah terbakar.
Waktu tertundanya pembakaran harus pendek/singkat sehingga engine mudah dihidupkan. Solar harus dapat memungkinkan mesin bekerja lembut dengan sedikit knocking.

b. Tetap encer pada suhu hambar (tidak mudah membeku).
Solar harus tetap cair pada temperatur rendah sehingga mesin akan mudah dihidupkan dan berputar lembut.

     c. Daya Pelumasan.
Solar juga berfungsi sebagai pelumas untuk pompa injeksi dan nosel. Oleh karena itu harus mempunyai sifat daya pelumas yang baik.

     d. Kekentalan
Solar harus mempunyai kekentalan yang memadai sehingga dapat disemprotkan oleh injektor.

     e. Kandungan Sulfur
Sulfur merusak pemakaian komponen mesin, dan kandungan sulfur solar harus sekecil mungkin.

     f. Stabil
Tidak berubah alam kualitas, tidak mudah larut selama disimpan.

3.    Nomor Cetane(Cetane Number)
Nomor cetane atau tingkatan dari solar ialah satu cara untuk mengontrol materi bakar solar dalam kemampuan untuk pencegah terjadinya knocking. Tingkatan yang lebih besar memiliki kemampuan yang lebih baik. Ada dua skala indek untuk mengontrol kemampuan solar untuk mencegah knocking dan mudah terbakar yaitu cetane index dan diesel index. Minimal tingkatan cetane yang dapat diterima untuk materi bakar yang digunakan untuk mesin diesel kecepatan tinggi umumnya 40-45.

Oleh karena, itu mesin diesel perbandingan kompresinya (15:1-22:1) lebih tinggi daripada mesin bensin(6:1-12:1) dan juga mesin diesel dibuat dengan kontruksi yang jauh lebih berpengaruh dari pada mesin bensin.
Dibandingkan dengan mesin bensin pada mesin diesel mempunyai keuntungan dan kerugian sebagai berikut:

Keuntungan :
1. Mesin diesel mempunyai efesiensi panas yang lebih besar. Hal ini berarti bahwa penggunaan materi bakarnya lebih ekonomis dari pada engine bensin.

2. Mesin diesel bisa lebih lama dan tidak memerlukan electric igniter. Hal ini berarti bahwa kemungkinan kesulitan lebih kecil daripada engine bensin.

3. Momen pada engine diesel tidak berubah pada jenjang tingkat kecepatan yang luas. Hal ini berarti bahwa engine diesel  lebih fleksibel dan lebih mudah dioperasikan dari pada engine bensin(Hal inilah sebabnya engine diesel digunakan pada kendaraan-kendaraan yang besar).

Kerugian
1Tekanan pembakaran maksimum hampir dua kali mesin bensin. Hal ini berarti bahwa bunyi dan getaran mesin diesel lebih besar.

2. Tekanan pembakarannya yang lebih tinggi, maka mesin diesel harus dibuat dari materi yang tahan tekanan tinggi dan harus mempunyai struktur yang sangat. Hal ini berarti bahwa untuk daya kuda yang sama, mesin diesel jauh lebih berat dari pada mesin bensin dan biaya pembuatannya pun menjadi lebih mahal.

3. Mesin diesel memerlukan sistem injeksi materi bakar yang presisi. Dan ini berarti bahwa harganya lebih mahal dan memerlukan pemeliharaan yang lebih cermat dibanding dengan mesin bensin.

4. Mesin diesel mempunyai perbandingan kompresi yang lebih tinggi dan membutuhkan gaya yang lebih besar untuk memutarnya. Oleh karena itu mesin diesel memerlukan alat pemutar menyerupai motor stater dan baterai yang berkapasitas lebih besar.

B.     BAHAN BAKAR BIODIESEL



1.      Pengertian materi bakar BioDisel

Biodiesel merupakan materi bakar yang terdiri dari campuran mono--alkyl ester dari rantai panjang asam. Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas. Setelah melewati proses ini, tidak menyerupai minyak sayur langsung, biodiesel memiliki sifat pembakaran yang menyerupai dengan diesel (solar) dari minyak bumi, dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Namun, beliau lebih sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum, meningkatkan materi bakar diesel petrol murni ultra rendah sulfur yang rendah pelumas.

Biodiesel merupakan kandidat yang paling baik untuk menggantikan materi bakar fosil sebagai sumber energi transportasi utama dunia, karena biodiesel merupakan materi bakar terbaharui yang dapat menggantikan diesel petrol di mesin sekarang ini dan dapat diangkut dan dijual dengan menggunakan insfrastruktur zaman sekarang.

Penggunaan dan produksi biodiesel meningkat dengan cepat, terutama di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia, meskipun dalam pasar masih sebagian kecil saja dari penjualan materi bakar. Pertumbuhan SPBU membuat semakin banyaknya penyediaan biodiesel kepada konsumen dan Juga pertumbuhan kendaraan yang menggunakan biodiesel sebagai materi bakar. lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi materi bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui. Seperti minyak sayur atau lemak hewan.

2. Membuat biodiesel

Pada skala kecil dapat dilakukan dengan materi minyak goreng 1 liter yang gres atau bekas. Methanol sebanyak 200 ml atau 0.2 liter. Soda api atau NaOH 3,5 gram untuk minyak goreng bersih, kalau minyak bekas diharapkan 4,5 gram atau mungkin lebih. Kelebihan ini diharapkan untuk menetralkan asam lemak bebas atau FFA yang banyak pada minyak goreng bekas. Dapat pula mempergunakan KOH namun mempunyai harga lebih mahal dan diharapkan 1,4 kali lebih banyak dari soda. Proses pembuatan; Soda api dilarutkan dalam Methanol dan kemudian dimasukan kedalam minyak dipanaskan sekitar 55 oC, diaduk dengan cepat selama 15-20 menit kemudian dibiarkan dalam keadaan hambar semalam. Maka akan diperoleh biodiesel pada episode atas dengan warna jernih kekuningan dan sedikit episode bawah campuran antara sabun dari FFA, sisa methanol yang tidak bereaksi dan glyserin sekitar 79 ml. Biodiesel yang merupakan cairan kekuningan pada episode atas dipisahkan dengan mudah dengan menuang dan menyingkirkan episode bawah dari cairan. Untuk skala besar produk episode bawah dapat dimurnikan untuk memperoleh gliserin yang berharga mahal, juga sabun dan sisa methanol yang tidak bereaksi

Mengapa minyak bekas mengandung asam lemak bebas?.

Ketika minyak digunakan untuk menggoreng terjadi peristiwa oksidasi, hidrolisis yang memecah molekul minyak menjadi asam. Proses ini bertambah besar dengan pemanasan yang tinggi dan waktu yang lama selama penggorengan makanan. Adanya asam lemak bebas dalam minyak goreng tidak mengagumkan pada kesehatan. FFA dapat pula menjadi ester kalau bereaksi dengan methanol, sedang kalau bereaksi dengan soda akan mebentuk sabun. Produk biodiesel harus dimurnikan dari produk samping, gliserin, sabun sisa methanol dan soda. Sisa soda yang ada pada biodiesel dapat henghidrolisa dan memecah biodiesel menjadi FFA yang kemudian terlarut dalam biodiesel itu sendiri. Kandungan FFA dalam biodiesel tidak mengagumkan karena dapat menyumbat filter atau saringan dengan endapan dan menjadi korosi pada logam mesin diesel.

Demikianlah artikel bahasan wacana Solar dan BioDiesel yang dapat sy jelaskan, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.


Sunday, November 27, 2016

FOTOSINTESIS, TEROBOSAN BARU BAHAN BAKAR HIDROGEN

FOTOSINTESIS, TEROBOSAN BARU BAHAN BAKAR HIDROGEN
Di Posting Oleh : Minuta Serija
Kategori : BAHAN BAKAR

Satu lagi sebagai rujukan kita, industri otomotif sedang mencari alternatif terbaik sebagai pengganti materi bakar minyak. Selain menggunakan tenaga listrik, materi bakar hidrogen (fuel cell), juga dianggap sebagai pilihan utama. Tapi, masih banyak kendala dalam pengembangan teknologi fuel cell.


Para peneliti dari Australian National University (ANU) menemukan cara yang sangat rapi dalam menciptakan hidrogen yang paling sederhana. Mereka menerima cara untuk menggandakan sistem fotosintesis daun dalam menciptakan hidrogen.

                                                                   Fotosintesis

Daun menggunakan sinar matahari dan air, yang kebetulan dua faktor tersebut sangat berlimpah di planet ini. Tapi, masih diharapkan protein khusus sebagai komponen ketiga. Ketika protein khusus tersebut terkena cahaya matahari, akan menjadikan detak jantung ajaran listrik yang merupakan kunci untuk fotosintesis. Cara ini ditiru untuk menghasilkan sumber tenaga penggerak.

Protein khusus tersebut merupakan versi modifikasi dari Feritin, protein yang dapat ditemukan dalam semua organisme hidup. Protein berperan untuk menyimpan zat besi, tetapi tim ANU menggantinya dengan "mangan". Zat bekerja menyerupai dengan metode pemisahan air, yang digunakan dalam fotosintesis pada daun.

"Teknologi ini pada dasarnya akan tanpa batas berkelanjutan. Sinar matahari luar biasa melimpah dan air ada di mana-mana. Itu menjadi materi baku dalam membuat materi bakar, dan pada final siklus kembali menggunakan air," kata Profesor Ron Pace, menyerupai dilansirAutoevolution, Senin (25/8/2014).

Bagian terbaik dalam pengembangan ini adalah, proses fotosintesis ini juga bisa menangkap zat CO2 dari atmosfer. Sehingga ada keuntungan ganda dalam menggunakan materi bakar hidrogen.


Semoga…!

EMISI HASIL PEMBAKARAN PADA KENDARAAN BERMOTOR

EMISI HASIL PEMBAKARAN PADA KENDARAAN BERMOTOR
Di Posting Oleh : Minuta Serija
Kategori : BAHAN BAKAR

Pada postingan kali ini saya mencoba membuatkan pengetahuan kepada para pembaca wacana hal-hal yang mensugesti terhadap emisi pada kendaraan bermotor baik untuk kendaraan kecil maupun kendaraan besar.

JENIS BAHAN BAKAR

Bahan bakar yang digunakan pada kendaraan bermotor dan didapatkan dari Pom bensin (SPBU) dan eceran melalui truk tangki terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu :
1.    Bensin
2.    Solar
3.    Gas


A.   BENSIN

Bahan bakar bensin dibagi menjadi beberap jenis dengan perbedaan nilai octan (RON=Research Octane Number) dan kandungan timah hitam. Bahan timah hitam (Pb) pada bensin berfungsi menaikkan nilai octan dengan senyawa organik TEL(Tetra ethyl lead) yang tentunya menghasilkan partikel abu timah hitam.

    1.    Bensin premium

Bahan bakar ini yang banyak dikomsumsi kendaraan dengan menggunakan mesin/motor bensin 4 langkah , 2 langkah dan rotari dengan nilai oktan  min.88. Bahan bakar ini dijumpai disemua pom bensin (SPBU) diseluruh Indonesia.

     2.    Bensin Fertamax

Bahan bakar ini dikomsumsi kendaraan dengan mesin/motor bensin 4 langkah dan rotari yang mempersyaratkan penggunaan materi bakar dengan nilai octan min.92, hal ini disebabkan tuntutan teknologi mekanisme engine dan sistem pendukung lainnya, sehingga engine dapat beroperasi dengan baik menghasilkan tenaga sesuai spesifikasi engine tersebut.

     3.    Bensin Fertamax Plus

Bensin super tanpa timbal (TT) mempunyai nilai octan min.94 materi bakar ini dikomsumsi kendaraan dengan menggunakan mesin/motor bensin yang menggunakan sistem engine management yang mengintegrasikan kerja sistem pendukung dan menggunakan katalisator yang menekan emisi gas buang sekecil mungkin.

Katalisator-menuntut pengguanaan 

Bahan bakar yang bebas timbal supaya kinerja alat tersebut tidak terganggu mengkatalisasi emisi gas buang tersebut. Pengganti timah hitam untuk menaikkan nilai octan digunakan materi lain yang bukan logam menyerupai MTBE ( Methyl tertiary buthyl ether) juga sebagai materi Additive anti knocking.

B.   SOLAR
Bahan bakar solar yang digunakan pada kendaraan dengan mesin/motor diesel baik 2 langkah dan 4 langkah membutuhkan nilai cetana yang tinggi, nilai cetana yang dipersyaratkan untuk motor-motor diesel min.45 Gas. Untuk motor diesel dengan high performance atau dengan diesel engine management menuntut nilai cetane mencapai 50.

C.   GAS
Bahan bakar gas yang tersedia dibeberapa pom bensin dikota-kota besar yang dapat dikomsumsi motor/mesin bensin dan diesel (Masih uji coba) terdiri dari :

1. CNG

Bahan bakar gas CNG (Compressed Natural Gas) yang dikomsumsi kendaraan dengan menggunakan engine/mesin bensin 4 langkah dan diesel yang sedang diuji coba, gas ini disuplai ke tangki-tangki gas pada kendaraan dengan menggunakan tekanan yang tinggi . Pada umumnya kendaraan yang menggunakan gas juga memiliki sistem materi bakar lainnya (Dual sistem). Untuk itu perangkat sistem materi bakar gas menjadi sistem aksesori pada ketika ini di Indonesia dan pada umumnya pengguna gas ialah taxi. Bis.

2.   LPG

Bahan bakar gas LPG (Liquified Petroleum Gas), gas ini pada umumnya mempunyai materi dasar butane dan propane dan dikomsumsi kendaraan dengan mesin/engine bensin dengan instalasi sistem materi bakar gas disamping sistem materi bakar bensin, nilai octan bisa mencapai 100, ketika ini masih digunakan terbatas pada taxi-taxi, sedangkan dinegara lain menyerupai Australia sudah memasyarakat penggunaanya.

PEMBAKARAN DALAM MESIN

1.      PROSES PEMBAKARAN

Tenaga yang dihasilkan kenderaan bermotor dihasilkan dari perubahan energi materi bakar menjadi tenaga gerak, perubahan energi bersersumber dari hasil pembakaran materi bakar. Proses pembakaran pada laboratorium antara materi bakar bensin dengan pernyawaan ogsigen yang terdapat diudara ,21 % dengan perbandingan  1 : 14.7  (stoichiometric) akan terjadi pembakaran yang tepat menghasilkan CO2 (Carbon dioksid) dan H2O (Uap air).

 REAKSI PEMBAKARAN

         Reaksi kimia pembakaran tepat :

2 C8H18 + 25 O2 à 16 CO2 + 18 H2O

Reaksi kimia pembakaran tidak tepat di ruang bakar engine.

C8H18 +02 + N2 à CO + CO2 + HC + Nox + SO2 + Pb + O2 + Partikel lainnya

ASPEK PENDUKUNG  PROSES PEMBAKARAN

-          Ratio perbandingan antara volume materi bakar dan debit udara
-          Kwalitas materi bakar dan Kwalitas udara
-          Pengatomisasian materi bakar (Carburation)
-          Homogenisasi campuran materi bakar dan udara
-          Hambatan proses pembakaran (Tidak tepatnya waktu penyulutan (ignited)
-          Mekanisme engine/mesin
-          Teknologi sistem materi bakar dan pengapian

Proses pembakaran motor bensin-1

       Proses pembakaran pada motor bensin terjadi setelah materi bakar dan udara yang bercampur oleh sistem anutan udara akhir langkah hisap (pengisian) pada sistem materi bakar menggunakan karburator, sedangkan pada sistem injeksi bensin menyuplai dengan informasi yang diterima sebelumnya dari beberapa sensor sehingga jumlah materi bakar yang diharapkan lebih proporsional
   Bahan bakar dan udara yang tercampur secara homogen akhir turbolensi dan ukiran udara pada ruang silinder ketika langkah kompresi dan berubah ujud menjadi gas yang siap untuk dibakar.

Proses pembakaran motor bensin -2

       Pembakaran terjadi karena penyulutan (spark) oleh busi dari kerja sistem pengapian dan diatur sedemikian rupa waktu penyalaannya.dan pembakaran ini menghasilkan explorasi yang besar menekan piston kebawah .
         Gaya tersebut akan tersimpan pada roda gaya untuk melaksanakan langkah berikutnya dan tenaga yang  dihasilkan untuk memikul beban kendaraan

Proses pembakaran motor diesel

     Proses pembaran motor diesel terjadi setelah udara yang terhisap kedalam silinder pada ketika langkah hisap (pengisian ) menjadi panas akhir langkah kompresi, beberapa derajat engkol piston akan mencapai titik mati atas injektor oleh sistem materi bakar diesel menginjeksikan materi bakar keruang bakar (combustion chamber ) atau ruang muka, dengan cepat materi bakar solar yang diinjeksi dengan pengatomisasian yang tinggi menyerap panas dan terbakar dengan sendirinya
        Pembakaran ini menimbulakan explorasi yang besar dan menghasilkan tenaga yang digunakan untuk melanjutkan langkah berikutnya dari siklus kerja engine dan tanaga untuk menggerakkan serta memikul beban/muatan kendaraan

 PRILAKU PENGEMUDI MENEKAN EMISI

         Masih bayak diatara pengemudi baik kendaraan pribadi maupun umum(penumpang) melaksanakan kesalahan-kesalahan pada ketika mengendarai kendaraan dijalan raya,

POSISI START

Penyeleksian/pemilihan  posisi gigi transmisi (Versnelling) pada ketika awal menjalankan Kendaraan, seharusnya kita menggunakan posisi gigi yang terendah (Posisi 1) untuk menerima moment yang besar dengan tenaga hasil pembakaran normal tampa harus akselerasi extra dan hambatan pembakaran pada ruang bakar berkurang dan tentunya tidak terdengar bunyi nglitik, hasil pembakaran juga lebih tepat dengan emisi rendah.

POSISI MENDAHULUI

     Pada ketika akan mendahului atau memacu kendaraan dari kecepatan rendah pada posisi gigi yang tinggi, juga akan mengakibatkan duduk perkara yang sama menyerupai di atas.

AKSELERASI PINDAH GIGI
  Melakukan akselerasi pada ketika akan memindah atau menurunkan posisi gigi transmisi, hal ini tolong-menolong hanya diharapkan untuk kendaraan kecil sepeda motor dengan transmisi sliding gear supaya tercapai putaran yang sama diantara gigi dan mudah memindahkan posisi gigi tersebut, sedangkan pada kendaraan roda empat umumnya sudah menggunakan sincromesh.

TEKNOLOGI UNTUK MENGURANGI EMISI


Teknologi yang dikembangkan industri automotive dapat dengan melaksanakan perbaikan terhadap hal-hal yang  mensugesti proses pembakaran sepertI.         
     1.    Perbaikan mekanisme engine dengan multi valve dan variable valve timing.
    2.    Perbaikan pada perbandingan kompresi sehingga menghasilkan tekanan kompresi yang tinggi.
    3.    Membuat pengapian dengan control elektronik.
    4.    Membuat emisi kontrol pada sistem materi bakar karburator.
    5.    Mengintegrasikan kerja sistem pendukung engine menjadi engine management system.

   


     ENGINE MANAGEMENT SYSTEM

Engine management sistem dengan close loop system telah menyempurnakan kerja dari beberapa sistem pendukung mekanisme engine guna mengoptimalkan tenaga engine/mesin dan sekaligus peningkatan efisiensi pemakaian materi bakar serta menekan emisi gas buang sekecil mungkin ditambah lagi dengan penggunaan katalisator yang terpasang pada knalpot (muffler) untuk mengkremasi ulang atau melaksanakan penetrasi secara kimia terhadap emisi gan buang yang beracun menyerupai CO, HC.

TWO WAY CATALYTIC CONVERTER

Two way catalytic converter, proses kimia penetrasi menggunakan materi dasar platinum dan palladium sebagai katalis yang bisa merubah 2 unsur gas buang yang beracun yaitu HC (Hydrocarbon) dan CO (Cabon monoxide) menjadi H2O (Water) dan CO2 (Carbon dioxide), penggunanaan kalisator ini masih harus dilengkapi dengan EGR (Exhaust gas recirculating) untuk mencegah terjadinya NOX (Nitrogen ocxide) akhir temperatur yang tinggi.

THREE WAY CATALYTIC CONVERTER

Three way catalytic converter, proses penetrasi ditambahkan dengan inti ceramic dan lapisan rhodium sebagai katalis yang mencegah terjadinya oksidasi nitrogen menjadi nitrogen oksida (NOX). Dengan demikian katalisator ini bisa melaksanakan penetrasi terhadap ketiga gas beracun dari knalpot.

UPAYA UNTUK MENGURANGI EMISI-1

   1. Melakukan perawatan terhadap kendaraan secara rutin dan konsisten terhadap     masyarakat yang memiliki kendaraan khususnya.
      2.    Melakukan cara pengemudian dengan prilaku yang benar
      3.    Mengingatkan pengemudi yang melaksanakan cara pengemudian yang salah
      4.    Tidak melaksanakan modifikasi kendaraan dengan cara yang tidak menurut aturan

UPAYA UNTUK MENGURANGI EMISI-2

     1.    Tidak menghidupkan kendaraan beroda empat pada ruang yang tertutup terlalu lama
    2.  Ikut melaksanakan aktivitas penghijauan baik dari sekala kecil dirumah hingga sekala besar untuk meningkatkan jumlah atau kandungan ogsigen diudara

Dan langkah lainnya yang tentunya masih banyak yang dapat kita lakukan

KEUNTUNGAN/BENEFIT EMISI RENDAH-1

Satu hal yang menarik tentunya ialah keuntungan yang kita dapatkan dari perlakuan terhadap kendaraan baik dari perawatan yang rutin dan cara mengemudi yang baik.
-          Kendaraan akan terhindar dari kerusakan yang akan menelan biaya besar
-          Umur kendaraan lebih panjang
-          Biaya operasional lebih kecil dengan memperpanjang umur pemakaian part
-          Terhindar dari bahaya gas buang

KEUNTUNGAN/BENEFIT EMISI RENDAH-2
-          Berbuat amal bagi kelangsungan hidup insan
-          Bahan bakar irit dengan jangkauan per kilometernya lebih jauh.

   Keunutungan diatas kalau kita hitung jumlah keseluruhan penghematannya cukup besaroleh alasannya ialah mengapa tidak kita lakukan sekarang dan kita ikut andil mempercepat terselesaikannya krisis ekonomi yang berkepanjangan ketika ini.

Demikian penjelasan yang dapat saya sampaikan wacana hal-hal yang mensugesti emisi pada kendaraan, semoga dapat bermanfaat.